Dr. Parlidungan Siregar mengatakan bahwa jengkol, buah yang seringkali dijadikan sebagai lalap, rendang, dan semur bisa menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Hal tersebut dapat terjadi lantaran kandungan asam yang terdapat pada jengkol.
Menurutnya, apabila terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi jengkol, maka semestinya memperbanyak untuk meminum air putih. Selain itu, banyak meminum air putih sangat penting sekali untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Air puting sngat bermanfaat untuk mencairkan mineral serta garam yang terkandung di dalam urin yang nantinya berbentuk seperti kristal padat yang disebut sebagai batu ginjal.
Racun yang terdapat di dalam tubuh tidak akan terbuang akibat dari saluran kencing yang tertutup oleh adanya batu ginjal tersebut. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya infeksi pada saluran kencing. Jika tidak segera mendapat penanganan medis, maka infeksi tersebut akan menjalar ke organ ginjal. Tanda-tanda dari gangguan ini adalah pendarahan pada urin, nyeri pada perut bagian belakang, kehilangan nafsu makan, mual atau muntah serta perut yang membengkak.
Jengkol mengandung asam yang bernama asam jengkolat. Asam jengkolat yang tingkatnya tinggi, akan menimbulkan terbentuknya kristal, yang selanjutnya akan membuat urin menjadi tidak bisa keluar seperti biasanya. Semestinya, jangalah terlalu banyak untuk mengkonsumsi jengkol, sebab jika mengkonsumsi jengkol berlebihan, maka akan menyebabkan gangguan ginjal.
Incoming search terms:
- bahaya makan jengkol berlebihan
- Bahaya jengkol makan berlebihan akibat
- bahaya makam jengkol
- bahayanya makan jengkol
- berlebihan memakan jengkol
- Berlebihan mengkonsumsi jengkol
- efek makan jengkol berlebihan



